corat-coret tengah malam

huaahhhh… udah lama g nyoret2 disni.. 😀 kasian juga ni di anggurin.. abisna yang punyanya lagi sibuk skripsi.. hhehe.. kelamaan dibiarin juga g bgs..

jadi tengah malam gini enaknya nulis apa ya? ehmm bikin skripsi tuh capek parah.. berhubung skripsinya ada dua bagian 1 dokumentasi satunya lagi aplikasi, jadi berasa banyak banget..

apalagi yang ngerjain sendiri.. dikejar waktu pula.. belum lagi kalo bimbingan suka dimarahin.. aduuhhh  kerasa pisan capek.. ni juga seberna cuma iseng nulis2.,  heuu oia klo mw liat aplikasinya langsung masuk aja

ke http://www.biobses-online.com hehehe :p walaupun hasilnya bener2 amatiran ya lumayan lah jadi.. hahaha

malam-malam denger lagu-lagu yang udah lama-lama rasanya ingatan lompat-lompat (ha-ha :p )… emang sejak kapan ingatan bisa lompat 😀

ingatan yang mungkin udah tenggelam.. atau mungkin tiba-tiba keinget hal-hal yang kadang g penting.. hehe lucu.. ingatan pindah-pindah kesana kemari.. ke hari kemaren., seminggu yang lalu, stahun, waktu SD.. balik lagi ke 2 tahun yang lalu.. lompat ke jaman SMA… heuu mungkin musik emang punya kemampuan hipnotis yang bisa membuat orang ( atau mungkin juga cm saya saja 😀 ) mengingat hal-hal yang udah lalu… heuu..

oia.. saat ini cm ada 6 lagu diplaylist di putar berulang2… ampe bisa apal liriknya.. hahaha

ke enam lagu itu adalah

1.radio head – creep

2. padi-begitu indah

3. bic runga-sway

4. the cure – love song

5. vertical horizon- Best i ever had

6. padi-hitam

haha.. lagu lama smua kan?? hehe tapi masih asik di telinga.. malah lebih enak jadi lagu2 sekarang.. 😀 klo yang mw dengerin juga. klik aja linknya.. direct donlot ko..

ehmm.. tengah  gini ternyata masih ada yang bangun… sms nanyain SSL gratisan.. ehehe ada-ada ajah..

udah malam.. udah ah.. iseng-iseng g pentingnya.. hahha..

introvert

Introvert bukanlah kata asing bagi saya.. semenjak mendapat hasil tes psikologis yang saya ikuti.. ehmm mungkin tidak 100%.. mungkin 99% hehehe.. sama ajah,,, heheh. Sebetulnya udah lama pengen nyari-nyari soal ini, tp baru sekarang nyari.. hehe.. soalnya kadang moodnya naik turun.. kadang mood kadang g. dimulai dari mbah gugle saya dikenalin ma om wiki ternyata yang saya dapat adalah

Introversion is “the state of or tendency toward being wholly or predominantly concerned with and interested in one’s own mental life”.[3]archetypal artist, writer, sculptor, engineer, composer, and inventor are all highly introverted. An introvert is likely to enjoy time spent alone and find less reward in time spent with large groups of people, though they tend to enjoy interactions with close friends. They prefer to concentrate on a single activity at a time and like to observe situations before they participate[4]. Introverts are easily overwhelmed by too much stimulation from social gatherings and engagement. They are more analytical before speaking[5]. Introverts tend to be more reserved and less outspoken in large groups. They often take pleasure in solitary activities such as reading, writing, drawing, and using computers. The

Introversion is not the same as shyness or the social outcast. Introverts choose solitary over social activities by preference, whereas shy people avoid social encounters out of fear[6] and whereas the social outcast faces solitude, but not by choice.

karena bahasa inggris saya pas-pasan.. jadi tanya lagi deh k mbah gugle katanya seperti ini Introvert adalah “keadaan atau kecenderungan yang seluruhnya atau sebagian besar terkait dengan dan tertarik pada kehidupan mental seseorang” [3 introvert]. Cenderung lebih pendiam dan kurang vokal dalam kelompok besar. Mereka sering menikmati kegiatan soliter seperti membaca, menulis, menggambar, dan menggunakan komputer. Tipikal seniman, penulis, pematung, insinyur, komposer, dan penemu semua sangat tertutup. Sebuah introvert cenderung untuk menikmati waktu yang dihabiskan sendirian dan menemukan hadiah kurang waktu yang dihabiskan dengan kelompok-kelompok besar orang, meskipun mereka cenderung menikmati interaksi dengan teman-teman dekat. Mereka lebih memilih untuk berkonsentrasi pada aktivitas tunggal pada satu waktu dan seperti untuk mengamati situasi sebelum mereka berpartisipasi [4]. Introvert mudah kewalahan oleh stimulasi terlalu banyak dari pertemuan sosial dan keterlibatan. Mereka lebih analitis sebelum berbicara [5].

Introver adalah tidak sama dengan rasa malu atau dikucilkan. Introvert memilih soliter terhadap kegiatan sosial dengan preferensi, sedangkan orang-orang pemalu menghindari pertemuan sosial karena takut [6] dan dikucilkan sedangkan wajah kesendirian, tapi tidak dengan pilihan.

oke ternyata terjemahannya agak kacau tapi udah mendekati 😀 jadi katany seorang introvert mempunyai kecenderungan untuk menyendiri, pendiam, tidak terlalu suka berinteraksi dengan banyak orang bukan pemalu dan ngerasa dikucilkan lo.. heu, dari sumber lainnya saya mendapatkan introvert dapat didefinisikan sebagai kekurangan minat terhadap lingkungan luarnya, seperti teman, pelajaran, dan sebagainya, mungkin karena itu prestasi saya tidak terlalu bagus karena kadang ditengah jalan saya kehilangan mood.. heeeheh kalau boleh mengingat dari jaman SD rasa susah sekali untuk dapat nilai yang paling baik, rangking saya pun turun naik, kadang bagus kadang kelaut ajah, rangking tertinggi saya waktu SD adalah 4, eh tapi itu mah kyknya di si 1, si 2, dan si 3, gak mau ngalah.. heheeh :p begitu juga SMP, SMA, sampai kuliah untuk tingkat yang ini banyaknya kelaut ajah.. hehee , secara psikologis seorang introvert memang membutuhkan sendiri, itu seperti ngecas batere dan sama menyenangkannya seprti makan dan tidur, karena pada dasarnya introvert tidak terlalu suka dikeramaian, walau setelah itu biasa lagi.. jadi jangan heran klo orang yang “gtu” (baca: introvert) tiba-tiba diam, seperti murung, dan kalau ditanya kenapa, trus dijawab g kenapa-kenapa, tapi mukanya kyk ada masalah… tp itu jawaban jujur lo.. heu..

Seorang introvert berbicara apabila ada informasi yang ingin disampaikan, setelah itu ya diem lagi, makanya seorang introvert g terlalu suka basa basi, ini yang jadi masalah, kadang mereka dianggap sombong karena g suka basa basi, dan akhirnya g punya temen.. hehehe orang yang seperti ini cenderung berpikir sebelum berbicara, makanya kadang ketika tidak memikirkan apapun, seorang introvert tidak bisa berbicara, makanya kalo saya diajak ngobrol jarang bgt bisa bicara lama… soalnya harus berpikir dulu kalo berbicara.. heheh  malah kadang putus di tengah jalan, akhirnya g nyambung,, dan garing.. ehhe oleh karena itu apabila harus persentasi, saya bener2 memikirkan apa yang harus di bicarakan, agar tidak terputus ditengah jalan, yang jadi masalah adalah apabila ada materi baru yang harus di bicarakan.. maka hancurlah semua pikirannya… dan yang keluar adalah sisa-sisa pemikiran yang kadang g jelas apa yang di omongin.. hehehe

walaupun introvert identik dengan halusinasi, khayalan, dan sangat berorentasi pada pemikirannya sendiri, ternyata omongannya terkadang berisi dan inspring, cenderung teoritis. yeahhh… hehehe instrovert juga bisa banyak bicara, tapi kalo ketemu orang yang mempunyai pikiran sama, dan bisa mengakomodir pikirannya. jadi samakan seorang yang introvert dengan orang yang sombong, asosial, dan kalimat negatif lainnya.. mereka hanya butuh sendiri..

Belanda, si Tukang Bangunan

"Mendengar kata belanda pikiran saya selalu berpikir tentang penjajahan, ya karena negeri kincir angin ini menetap hampir selama 350 tahun,  dan meninggalkan jejaknya selama tinggal disini, di indonesia, terutama di Bandung sebut saja gedung Merdeka, Gedung Meseum Geologi, atau gedung sate yang memang bangunan peninggalan belanda dan masih bisa temui sampai saat ini.

Belanda memang negara kecil, luas wilayah kurang lebih 41.526 KM2, Belanda mempunyai ilmu teknik sipil dan bangunan yang sangat baik dan salah satu yang terbaik didunia, liat saja bangunan-bangunan yang dibuat pada jamannya Daendels dan masih berdiri tegak sampai saat ini, walaupun sempat terkena guncangan gempa 2 September 2009 kemaren (mudah-mudahan g kejadian lagi… serem..). ehmm bagaimana kalau kita sedikit mengulas bangunan yang dibuat pada jaman belanda dulu yang ada di kota Bandung.

Mari kita mulai dari gedung sate…

Gedung sate jaman dulu
source= http://id.wikipedia.org/wiki/Gedung_Sate
Gedung sate jaman sekarang
Source = http://id.wikipedia.org/wiki/Gedung_Sate

Gedung yang terkenal dengan oramen tusuk satenya itu dibangun pada tahun 1920 dan rampung pada bulan September 1924 ini, dulunya dikenal dengan nama Gouvernements Bedrijven (GB), bangunan yang terletak di Jln Dipenogoro, Bandung ini di rencanakan oleh Ir.J.Gerber, arsitek muda kenamaan lulusan Fakultas Teknik Delft Nederland, Ir. Eh. De Roo dan Ir. G. Hendriks serta pihak Gemeente van Bandoeng, diketuai Kol. Pur. VL. Slors dan dibuat dengan gaya arsitektur indo-eropa dijadikan kantor Gubernur Jawa Barat dan berada dikompleks kantor DPRD jawa barat.

kita lanjut ke Gedung Meseum Geologi..

scr http://museum.grdc.esdm.go.id
scr http://www.google.com

Gedung yang mulanya dikenal dengan nama Geologisch Laboratorium masih terletak di Jln Dipenogoro ini dulunya dipakai untuk pusat penelitian geologi dan sumber daya mineral , sekarang digunakan sebagai museum. latar belakang pendirian museum ini tidak jauh dari penelitian-penelitian barang tambang, dan terkait revolusi industri yang membutuhkan sumber mineral untuk menggerakan keperluan industrinya. Bangunan ini didirikan pada pertengahan 1928 dan selesai 11 bulan kemudian.

dan kita sekarang di  Gedung Merdeka..

src http://www.google.com
src http://id.wikipedia.org/wiki/Gedung_Merdeka

ehhmmm bangunan ini gak banyak berubah dari jaman dulu ampe sekarang, didepannya tetap ada hotel savoy homann, hotel terbaik dikota Bandung dan yang paling sering dijadikan tempat untuk foto pre-wedding hahaha… bangunan ini biasa dikenal dengan gedung asia-afrika karena dulunya dipakai  untuk menyelenggarakan KTT asia-afrika. Bangunan yang dirancang oleh Van Galen Last dan C.P. Wolff Schoemaker yang awalnya bernama SOCIËTEIT CONCORDIA dipergunakan untuk area rekeasi dan pusat kesenian.

keberadaan Belanda di Indonesia sebetulnya sangat menguntungkan bagi Indonesia. Dengan ilmu  dan inovasi yang dilakukan oleh Belanda, Indonesia mejadi lebih berkembang hampir dalam segala bidang karena orang pinter jaman dulu, para pemimpin kita menempuh pendidikannya di negeri Belanda. Sedikit banyak pemikiran-pemikiran mereka terpengaruhi dari negara itu. Continue reading “Belanda, si Tukang Bangunan”

Cerita Anak Suku Indian

Alkisah, di suatu suku Indian, anak lelaki kepala suku telah beranjak dewasa, dan sesuai tradisi, dia harus membuat namanya besar di sukunya dan suku lain untuk membuktikan kemampuannya,

Namun, walaupun memiliki badan yang tegap dan gagah, dia merasa malu untuk melakukan kewajiban itu karena namanya kurang terasa gagah, yakni
“pipit perut biru”.

karena itu, dia tidak mau melaksanakan kewajiban itu, karena tidak mau namanya yang “pipit” itu ditertawakan, sehingga dia berdiskusi dengan teman-temannya sesama anak kepala suku yang lain untuk mencari nama pengganti yang lain.

pipit perut biru (P): ayahku tidak mau aku jadi penggantinya.

jaguar hitam (J): mengapa kau berkata begitu?ayahmu sangat arif memimpin suku.

P:bayangkan namaku didengar suku lain, maka martabat sukuku bisa jatuh, ayahku pasti tidak percaya dengnku sehingga aku diberi nama yang buruk.

beruang besar(b):baiklah, tapi kau tidak usah marah pada ayahmu, kau ganti saja namamu.

kuda perkasa(k):bagaimana kalau namamu “macan lembah”? itu cukup gagah sebagai seorang penerus kepala suku.

J:tidak, macan itu hanya ada di lembah, tak bisa menjelajah, bagaimana kalau “rajawali putih”? agar kau dianggap tinggi bagi orang lain.

B:jangan, awan berada lebih tinggi dari rajawali, maka bagaimana “awan raksasa” saja?

K:tapi sebesar apapun awan, pasti mampu dicerai-beraikan angin, bagaimana kalau namamu “angin utara”?berarti kau lembut laksana angin

J:tapi sekuat apapun angin, pasti tak bisa mencabut semak dari akarnya, bagaimana “semak coklat lebat” saja? membuktikan kalau kau berpendirian teguh.

B: walau selebat apapun semak, tapi jika datang pasukan belalang gurun, pasti semak itu akan habis dalam hitungan detik, jadi kalau “belalang gurun pasir” itu cukup hebat….

P:tapi sebanyak dan sekuat apapun belalang pasti akan dihabiskan oleh…”pipit..perut biru….”.

kata-kata itu terucap tanpa sadar oleh pipit perut biru, semuanya terdiam, dan pipit perut biru mulai menyadari, sedalam apa alasan ayahnya memberikan nama itu, dan bukti bahwa ayahnya begitu berharap besar padanya.

dan, dia tidak pernah malu lagi, begitu orang-orang bertanya padanya siapa namanya, dia akan menjawab,

“namaku pipit perut biru, nama seekor makhluk kecil yang mampu melampaui apa yang tak mampu dilampaui yang lain.”


Sumber http://www.kaskus.us/showthread.php?t=3709007

Last Nite I Was Chatting With God

TUHAN : Kamu memanggilKu ?

AKU: Memanggilmu? Tidak.. Ini siapa ya?
TUHAN : Ini TUHAN. Aku mendengar doamu. Jadi Aku ingin berbincang-bincang denganmu.

AKU: Ya, saya memang sering berdoa, hanya agar saya merasa lebih baik. Tapi sekarang saya sedang sibuk, sangat sibuk.
TUHAN : Sedang sibuk apa? Semut juga sibuk.

AKU: Nggak tau ya. Yang pasti saya tidak punya waktu luang sedikitpun.Hidup jadi seperti diburu-buru. Setiap waktu telah menjadi waktu sibuk.
TUHAN : Benar sekali. Aktifitas memberimu kesibukan. Tapi Produktifitas memberimu hasil. Aktifitas memakan waktu, Produktifitas membebaskan waktu.

AKU: Saya mengerti itu. Tapi saya tetap tidak dapat menghidarinya. Sebenarnya, saya tidak mengharapkan Tuhan mengajakku chatting seperti ini.
TUHAN : Aku ingin memecahkan masalahmu dengan waktu, dengan memberimu beberapa petunjuk. Di era internet ini, Aku ingin menggunakan medium yang lebih nyaman untukmu daripada mimpi, misalnya.

AKU: OKE, sekarang beritahu saya, mengapa hidup jadi begitu rumit?
TUHAN : Berhentilah menganalisa hidup. Jalani saja. Analisa-lah yang membuatnya jadi rumit.

AKU: Kalau begitu mengapa kami manusia tidak pernah merasa senang?
TUHAN : Hari ini adalah hari esok yang kamu khawatirkan kemarin. Kamu merasa khawatir karena kamu menganalisa. Merasa khawatir menjadi kebiasaanmu. Karena itulah kamu tidak pernah merasa senang.

AKU: Tapi bagaimana mungkin kita tidak khawatir jika ada begitu banyak ketidakpastian.
TUHAN : Ketidakpastian itu tidak bisa dihindari. Tapi kekhawatiran adalah sebuah pilihan.

AKU: Tapi, begitu banyak rasa sakit karena ketidakpastian.
TUHAN : Rasa Sakit tidak bisa dihindari, tetapi Penderitaan adalah sebuah pilihan.

AKU: Jika Penderitaan itu pilihan, mengapa orang baik selalu menderita?
TUHAN : Intan tidak dapat diasah tanpa gesekan. Emas tidak dapat dimurnikan tanpa api. Orang baik melewati rintangan, tanpa menderita. Dengan pengalaman itu, hidup mereka menjadi lebih baik bukan sebaliknya.
Continue reading “Last Nite I Was Chatting With God”

Digger Is Back!!!!

Digger.. mungkin sekarang ini udah banyak yang gak tau permainan apa ini, padahal permainan under DOS ini cukup terkenal lho pada jamannya..

Game ini emang game lamaaaa… soalnya saya aja mainnya waktu jaman-jaman SD… waktu itu pake komputer intel 80386 klo gasalah, coba bayangin sekarang intel udah ngeluarin intel i7 berati tu permainan udah lamaaa bgt… soalnya wktu itu intel baru ampe 80486… sebelum jamannya petium… udah brapa generasi tuh… windows aja belum ada,, masih rencana kali ya… hehehehe…

Cerita gamenya sih sederhana misi kita cm ngambil emerald yang ada… ama si digger..  kalo mw dapt bonus poin kita ambil gold tapi kudu di jauthin dulu nah penjahatnya itu si nobbin dan lmyan pinter lo penjahatnya.. tapi ini penjahat cm bisa jalan di jalur yang udah digger gali.. sedangkan di Hobbin tuh gabungan dari nobbin kalo dua nobbin itu ketemu mereka bersatu jadi hobbin.. yang ini lebih gila lagih.. soalnya yang satu ini bisa ngegali jalurnya sendiri.. makin susah aja tuh digger.. kalo digger sudah mengambil semua emerald lepelnya naik… sebetulnya sampai saat ini saya gtw ampe brapa lepel… soalnya gada informasi soal lepel disasan, dan  saya blm pernah ampe lepel jauhhh bgt… kyknya saya blm pernah main ampe lebih dari lepel 10.. malah mungkin kurang :p hehehhe

Nah sekrang game ini bisa dimainin lagih udah ada yang ngeremastering… bisa dimainin di berbagai platfrom.. windows, linux, dan java…

saya dah cobain di 3 OS.. Windows XP, Windows Vista, ma Unix… yang versi Windows kurang bgus, gamenya patah-patah kyk game 3D kekurangan VGA 😀 malah kalo di Windows vista g jalan bgt… hehhe…

untuk versi linuxnya bisa jalan dengan baik.. lancar wlwpun suaranya g keluar.. tapi udah lmyan enak dimainin…

kalau anda-anda sekalian mau nyoba.. silahkan download permainannya di http://www.digger.org/

untuk yang menggunakan Linux harus melakukan kompilasi terlebih dahulu sebelum menjalankan game ini..

Instalasi di linux kyk gini nih… pastikan anda punyai SDL library.. kalo yang pke linux.. bisa pake synaptic manager untuk nginstallnya.. lebih mudah…

1. download dulu tarbalnya

2. ubah variable ARCH untuk menentukan platformnya.. defaultnya linux.. jadi klo yang pke linux g usah diubah..

3. trus di build pke make -f Makefile.sdl

4, kalo dah berhasil.. tinggal eksekusi pke ./digger tambahin parameter /A untuk mengeluarkan suara (tapi di saya suaranya ga muncul 😛 )

kalo yang penasaran kyk gimana ni ada videonya.. durasinya g ampe 1 menit qo…

Soichiro Honda :”Lihat Kegagalan Saya!”

Pengalaman adalah guru yang paling brutal dan kejam.

Cobalah amati kendaraan yang melintasi jalan raya. Pasti, mata Anda selalu terbentur pada Honda, baik berupa mobil maupun motor. Merk kendaran ini menyesaki padatnya lalu lintas, sehingga layak dijuluki “raja jalanan”.

Namun, pernahkah Anda tahu, sang pendiri “kerajaan” Honda – Soichiro Honda – diliputi kegagalan. Ia juga tidak menyandang gelar insinyur, lebih-lebih Profesor. Ia bukan siswa yang memiliki otak cemerlang. Di kelas, duduknya tidak pernah di depan, selalu menjauh dari pandangan guru. “Nilaiku jelek di sekolah. Tapi saya tidak bersedih, karena dunia saya disekitar mesin, motor dan sepeda,” tutur tokoh ini, yang meninggal pada usia 84 tahun, setelah dirawat di RS Juntendo, Tokyo, akibat mengindap lever. Saat merintis bisnisnya Soichiro Honda selalu diliputi kegagalan. Ia sempat jatuh sakit, kehabisan uang, dikeluarkan dari kuliah. Namun ia trus bermimpi dan bermimpi…

Kecintaannya kepada mesin, mungkin ‘warisan’ dari ayahnya yang membuka bengkel reparasi pertanian, di dusun Kamyo, distrik Shizuko, Jepang Tengah, tempat kelahiran Soichiro Honda. Di bengkel, ayahnya memberi cathut (kakak tua) untuk mencabut paku. Ia juga sering bermain di tempat penggilingan padi melihat mesin diesel yang menjadi motor penggeraknya. Di situ, lelaki kelahiran 17 November 1906, ini dapat berdiam diri berjam-jam. Di usia 8 tahun, ia mengayuh sepeda sejauh 10 mil, hanya ingin menyaksikan pesawat terbang.

Ternyata, minatnya pada mesin, tidak sia-sia. Ketika usianya 12 tahun, Honda berhasil menciptakan sebuah sepeda pancal dengan model rem kaki. Tapi, benaknya tidak bermimpi menjadi usahawan otomotif. Ia sadar berasal dari keluarga miskin. Apalagi fisiknya lemah, tidak tampan, sehingga membuatnya rendah diri.

Di usia 15 tahun, Honda hijrah ke Jepang, bekerja Hart Shokai Company. Bosnya, Saka Kibara, sangat senang melihat cara kerjanya. Honda teliti dan cekatan dalam soal mesin. Setiap suara yang mencurigakan, setiap oli yang bocor, tidak luput dari perhatiannya. Enam tahun bekerja disitu, menambah wawasannya tentang permesinan. Akhirnya, pada usia 21 tahun, bosnya mengusulkan membuka suatu kantor cabang di Hamamatsu. Tawaran ini tidak ditampiknya.

Di Hamamatsu prestasi kerjanya tetap membaik. Ia selalu menerima reparasi yang ditolak oleh bengkel lain. Kerjanya pun cepat memperbaiki mobil pelanggan sehingga berjalan kembali. Karena itu, jam kerjanya larut malam, dan terkadang sampai subuh. Otak jeniusnya tetap kreatif. Pada zaman itu, jari-jari mobil terbuat dari kayu, hingga tidak baik meredam goncangan. Ia punya gagasan untuk menggantikan ruji-ruji itu dengan logam. Hasilnya luarbiasa. Ruji-ruji logamnya laku keras, dan diekspor ke seluruh dunia. Di usia 30, Honda menandatangani patennya yang pertama.

Setelah menciptakan ruji, Honda ingin melepaskan diri dari bosnya, membuat usaha bengkel sendiri. Ia mulai berpikir, spesialis apa yang dipilih? Otaknya tertuju kepada pembuatan Ring Pinston, yang dihasilkan oleh bengkelnya sendiri pada tahun 1938. Sayang, karyanya itu ditolak oleh Toyota, karena dianggap tidak memenuhi standar. Ring buatannya tidak lentur, dan tidak laku dijual. Ia ingat reaksi teman-temannya terhadap kegagalan itu. Mereka menyesalkan dirinya keluar dari bengkel.

Kuliah karena kegagalan itu, Honda jatuh sakit cukup serius. Dua bulan kemudian, kesehatannya pulih kembali. Ia kembali memimpin bengkelnya. Tapi, soal Ring Pinston itu, belum juga ada solusinya. Demi mencari jawaban, ia kuliah lagi untuk menambah pengetahuannya tentang mesin. Siang hari, setelah pulang kuliah – pagi hari, ia langsung ke bengkel, mempraktekan pengetahuan yang baru diperoleh. Setelah dua tahun menjadi mahasiswa, ia akhirnya dikeluarkan karena jarang mengikuti kuliah.

“Saya merasa sekarat, karena ketika lapar tidak diberi makan, melainkan dijejali penjelasan bertele-tele tentang hukum makanan dan pengaruhnya,” ujar Honda, yang gandrung balap mobil. Kepada Rektornya, ia jelaskan maksudnya kuliah bukan mencari ijasah. Melainkan pengetahuan. Penjelasan ini justru dianggap penghinaan.

Berkat kerja kerasnya, desain Ring Pinston-nya diterima. Pihak Toyota memberikan kontrak, sehingga Honda berniat mendirikan pabrik. Eh malangnya, niatan itu kandas. Jepang, karena siap perang, tidak memberikan dana. Ia pun tidak kehabisan akal mengumpulkan modal dari sekelompok orang untuk mendirikan pabrik. Lagi-lagi musibah datang. Setelah perang meletus, pabriknya terbakar dua kali.

Namun, Honda tidak patah semangat. Ia bergegas mengumpulkan karyawannya. Mereka diperintahkan mengambil sisa kaleng bensol yang dibuang oleh kapal Amerika Serikat, digunakan sebagai bahan mendirikan pabrik. Tanpa diduga, gempa bumi meletus menghancurkan pabriknya, sehingga diputuskan menjual pabrik Ring Pinstonnya ke Toyota. Setelah itu, Honda mencoba beberapa usaha lain. Sayang semuanya gagal.

Akhirnya, tahun 1947,setelah perang Jepang kekurangan bensin. Di sini kondisi ekonomi Jepang porak-poranda. Sampai-sampai Honda tidak dapat menjual mobilnya untuk membeli makanan bagi keluarganya. Dalam keadaan terdesak, ia memasang motor kecil pada sepeda. Siapa sangka, “sepeda motor” – cikal bakal lahirnya mobil Honda – itu diminati oleh para tetangga. Mereka berbondong-bondong memesan, sehingga Honda kehabisan stok.

Disinilah, Honda kembali mendirikan pabrik motor. Sejak itu, kesuksesan tak pernah lepas dari tangannya. Motor Honda berikut mobinya, menjadi “raja” jalanan dunia, termasuk Indonesia. Soichiro Honda mengatakan, janganlah melihat keberhasilan dalam menggeluti industri otomotif. Tapi lihatlah kegagalan-kegagalan yang dialaminya. “Orang melihat kesuksesan saya hanya satu persen. Tapi, mereka tidak melihat 99% kegagalan saya”, tuturnya. Ia memberikan petuah ketika Anda mengalami kegagalan, yaitu mulailah bermimpi, mimpikanlah mimpi baru dan berusahalah untuk merubah mimpi itu menjadi kenyataan.

Kisah Honda ini, adalah contoh bahwa Suskes itu bisa diraih seseorang dengan modal seadanya, tidak pintar di sekolah, ataupun berasal dari keluarga miskin. Jadi buat apa kita putus asa bersusah hati merenungi nasib dan kegagalan. Tetaplah tegar dan teruslah berusaha, lihatlah Honda sang ”Raja” jalanan.

5 Resep keberhasilan Honda:

1. Selalulah berambisi dan berjiwa muda.
2. Hargailah teori yang sehat, temukan gagasan baru, khususkan waktu memperbaiki produksi.
3. Senangilah pekerjaan Anda dan usahakan buat kondisi kerja Anda senyaman mungkin.
4. Carilah irama kerja yang lancar dan harmonis.
5. Selalu ingat pentingnya penelitian dan kerja sama.


sumber dari inbox FB…