Ketidakpastian Yang Pasti

Hidup adalah kepastian akan ketidakpastian. Tidak ada yang pasti dalam pasti dalam hidup ini. Bahkan untuk urusan rejeki, jodoh, dan kematian. Kita tidak akan pernah tahu, kapan, dimana, bagaimana, dan dengan siapa hal-hal itu akan terjadi. Kita hanya bisa menunggu, biar tugas waktu yang mengantarkan kita kepada ketidakpastian. Pada akhirnya kita hanya berjalan menuju ketidakpastian itu.

Hidup adalah soal ketidakpastian, dan karenanya, kita mempunyai banyak pilihan. Memilih ketidakpastian mana yang akan kita buka. Rasanya ini bukan tentang benar atau salah, tapi tentang bagaimana hidup ini akan berlanjut. Tidak peduli kita memilih A atau B, kanan atau kiri, satu atau nol, hidup kita akan selalu berubah karena pilihan itu, termasuk… ketika memilih untuk tidak memilih.. bukankah itu juga sebuah pilihan?

Manusia dapat merencanakan apa yang akan dia pilih kedepannya, hampir tidak ada batasan untuk itu, tapi tuhan, terkadang menawarkan pilihannya sendiri. Silakan manusia berencana memilih A, tapi tawarannya hanya “B” dan “C”, lalu mana yang kita mau pilih? “B” atau “C”? Atau,,,, tidak memilih sama sekali?

Hidup adalah ketidakpastian yang pasti, dan kita, harus tetap memilih, bagaimanapun, tawaran pilihan akan selalu datang… silakan berencana.. tapi tuhan, yang akan selalu menentukan.

Advertisements

Pagi

Kamu ingat? Kita pernah bertemu sepagi ini? Di kota yang tidak pernah kita tahu sebelumnya, di Kota dimana kita tidak tahu arah. Kita hanya berjalan mengikuti jalan, sambil menanam sebuah cerita, “Untuk kita.” kata mu.

Hari ini, dimana kota tidak lagi asing, arah sudah ku kenal, dan cerita yang kamu tanam, sudah menjadi pohon kenangan, dengan rindu menjadi buahnya. Kadang aku hanya ingin duduk sendirian di bawah sini, di pohon ini, memang tidak ada kamu di sini, mungkin memang tidak akan pernah ada lagi, tapi aku tidak ingin peduli.

Kita tahu, kita akan seperti ini, berjalan di jalur yang berbeda, ntah apapun alasannya, kita akan saling menjauh, saling menghilang, bahkan saling melupakan.

Sampai kapan pohon kenangan ini akan berbuah, Aku tidak tahu. Akan ku biarkan saja sampai pohon ini mati, yang mungkin akan terjadi pada suatu senja yang merah merona. Suatu senja yang selalu kita yakini bahwa kita adalah abadi. Pada saat itu, kata cinta… hanyalah kata cinta.. tanpa makna, tanpa cerira.. dah yah,, kata cinta.. hanyalah lima huruf, tanpa makna.

 

 

 

 

 

 

 

 

Lucu rasanya masih nulis-nulis kayak gini

 

 

 

 

Menertawakan Orang Bodoh

Seberapa sering kamu menertawakan jawaban salah seseorang, lalu merasa lebih pintar? Kadang kita lupa, sebetulnya yang kita tertawakan bukanlah orang bodoh, mereka hanya tidak tahu. Rasanya tidak adil menertawakan ketidaktahuan seseorang. Rasanya mengesalkan ketika kita tidak tahu, lalu ditertawakan di depan muka sendiri, itu sama saja dengan penghinaan. Padahal semua dari kita, pernah berada di posisi tidak tahu apapun….

Catatan siang, ketika Kota Yogyakarta, sedang panas.

Berjalannya Waktu

Semua akan berubah seiring waktu yang berjalan, meninggalkan ribuan senja di belakang, dan menjemput pagi yang akan selalu datang.

Sebenernya rencana pagi ini, lanjut kerja, karena kerjaanku keteteran, tapi tadi iseng main ke blognya Mbak drama yang gak lagi drama┬ádan…. Dia berubah, haha.. Mungkin ini blog yang paling lama saya baca, kalau gak salah dari 2011. Sedikit tentang blog ini, ini blog isinya tentang drama hidup yang gak pernah abis, tapi sekarang isinya udah mulai menjadi dewasa, lebih bijak, mungkin lebih tepatnya penuh hikmah hahahhaha.. saya gak percaya nulis itu untuk sebuah blog yang isinya drama-drama yang terkadang receh hahaha,, Ya ampun,, tapi emang keren sih :mrgreen:

Yah semua akan berubah seiring waktu yang berjalan, Saya pun berubah, minimal pindah tepatlah, Saya belum sempat bercerita kalau sekarang saya sudah pindah ke Yogyakarta, yang sebelumnya di Bandung. Sudah sebulan saya pindah kota, dan kenapa saya akhirnya pindah kota, sebetulnya ada cerita-cerita ntah… rasanya terlalu malas untuk saya ceritakan.. bisa dibilang konflik internal perusahaan.. jadi sudahlah..

Tahun pun berubah, tahun ini, pasti berbeda dengan tahun sebelumnya, ada ketakutan “kecil”, yang membayangin, seiring tahun berjalan. Ketika semua hal berubah, dan ada sisi dalam diri kamu, yang tidak pernah berubah, rasa takut itu pasti muncul, ketakutan yang wajar saya pikir.

Bagian yang paling sulit dari nulis adalah bagian penutup, saya pernah ditegur sama mbak-mbak drama itu, kalau cerita kok ngegantung mulu, gak enak bacanya.. tapi mungkin memang ada cerita yang tidak ingin saya akhiri.. hhaha #apasih

Jadi…… Kamu masih kangen aku gak? #WhatThe…

LifeHack Mengatasi Tabung LPG Yang Bocor

Sebagai manusia modern, kita tidak akan bisa lepas dari tabung LPG, kenapa? Karena pemerintah nyuruh masak pakai gas LPG, kecuali kamu anak kos yang bergantung hidup sama masakan mbak mbak warteg. 

Kemaren-kemaren saya beli gas LPG ukuran 3KG.. Btw LPG itu bentuknya kan cair yah, kenapa satuannya gram ya? Bukan liter? *halah*. Dan ternyata tabung gasnya itu bocor. Sebetulnya bocornya itu kecil, jadi gak ketahuan, saya cuma nyium bau gas, karena penasaran saya coba masukan tabung ke ember berisi air, dan dipastikanlah bau gas itu berasal dari tabung LPG. 

Sebagai orang yang suka baca artikel random, saya ingat pernah baca cara menambal teko yang bocor dengan menggunakan campuran sabun dan gula merah, karena bahan tabung dan teko kira-kira sama.. Ya sama besi gitu.. Mungkin cara ini akan berhasil, kita tidak pernah tahu kalau kita tidak mencoba.. Yekaaaaaannn? 

Cara membuat bahan tambalan itu gampang sekali, pertama-tama iris tipis-tipis gula merah kira-kira 40gram, bisa lebih kalau kamu suka ngemil gula merah iris, karena itu enak banget.. Dan FYI yah.. Gula merah katanya ada dua jenis, gula merah yang terbuat dari aren dan kelapa, dan katanya lagi yang dari kelapa lebih bagus. Tapi karena ini untuk nambal tabung gas bocor, gula merah jenis apapun gak masalah. Lalu campurkan irisan gula merah tersebut dengan sabun, sebaiknya sabun colek, biar gampang gitu, dengan berbandingan 1:1 ya buk ibuk..  Artinya kalau pakai 50gram gula, campurkan dengan 50gram sabun, setelah itu aduk, remas, kocok atau terserah diapain yang penting campuran itu menyatu dan berbentu seperti pasta, lalu oleskan pasta tersebut ke permukaan tabung yang bocor. Saya sempet berpikir untuk membakar olesan tersebut, tapi karena saya berurusan dengan gas yang mudah terbakar, saya urungkan niat itu, saya gak mau ambil resiko tabungnya meledak di muka saya. Setelah semua tahapan itu, ternyata bau gas tidak tercium lagi, dan rasanya itu pertanda baik. Saya diamkan semalaman, biar adonannya “bekerja” sempurna. Setelah beberapa hari.. Haha ya beberapa hari karena sebenernya saya lupa memeriksa tabung itu.. Setelah beberapa hari saya periksa dan ternyata, TIDAK berhasil.. Ya sodara-sodara sekalian.. Cara itu tidak berhasil, pasta yang dioleskan malah mencair dan turun ke lantai.. Bagusnya gada semut.. Ya iyalah, campuran gula sama sabun.. Semut mana doyan..

Tapi saya tidak menyerah.. Menyerah adalag cara terakhir yang saya pilih. Saya terus berpikir bagaimana cara menambal tabung bocor itu, setelah beberapa lama saya kepikiran untuk memakai plester untuk luka, lalu saya balut dengan lakban.  Saya yakin cara ini akan berhasil. 

Untuk menjalankan rencana itu saya pergi ke toko kelontong yang tidak bisa saya sebutkan namanya di sini.. Pokoknya nama depan Alfa dan nama belakang mart.. Saya cari plester untuk luka di sana, dan ternyata saya menemukan plester luka anti air.. Wahh saya baru tahu ada varian anti air, itu artinya saya tidak perlu memakai lakban untuk membalut plester tersebut, karena plesternya udah pasti nutup lubang… Terimakasih hansaplas… Masalahku akan segera teratasi… 

Sesampainya di rumah, saya langsung bersihkan tabung dari sisa pasta-campuran-gula-merah-dan-sabun-yang-ternyata-tidak-membantu-sama-sekali agar plester nanti menempel dengan sempurna. Begitu saya tempelkan plester tersebut tidak lama kemudian plester tersebut mengembang seperti balon karena gas tetap keluar dari lubangnya, saya sedikit panik, takutnya malah meledak, dan buru-buru cabut, dan cara itu tidak berhasil lagi.. Sial.

Akhirnya saya jalan terakhir, yaitu kembalikan dan tukar dengan tidak bocor. Satu hal yang kita harus tahu, tekanan gas dalam tabung itu tinggi sekali, dan tabung yang bocor mungkin sudah tidak aman untuk dipakai. Jadi berhenti berpikir banyak akal dan mengingat-ngingat artikel random.. Jika tabung gas bocor, lebih baik langsung kembalikan, selain aman juga menghemat waktu, tenaga, dan pikiran…

Baiklah sampai jumpa di LifeHack selanjutnya

Ntah Kenapa

Di sela-sela bekerja, kadang saya sedikit melamun dan hal yang kadang muncul adalah sebuah bayangan anak kecil, memakai kaos dan celana pendek, berdiri di tepi jalan yang sepi dan sendiran, dan seperti sedang menahan tangis ntah ada apa.

Bayangan itu hilang ketika saya kembali bekerja.. ah ntah kenapa..