Lupa

Eh… Udah lama yah kita tidak berbagi rindu, bahkan sebetulnya aku sudah lupa kalau kamu, sudah tidak ada.

Kamu kemana sih? Sibuk ya? Dengan dua anakmu dan suamimu? Baguslah.. Setidaknya aku bisa meyakini diri sendiri bahwa kamu baik-baik saja. Tidak seperti dulu ketika kamu datang kepadaku.. Atau… Mungkin sebetulnya aku yang menyediakan diri untuk kamu, makanya kamu bisa datang dan pergi sesuka hati, tidak mengapa, aku suka.. Karena aku cinta..

Gila ya? Iya.. Mungkin bener juga sih kata orang, nanti lama kelamaan perasaannya juga hilang, rasanya memang tidak seperti dulu.. Rasanya.. Tipis.. Tapi masih ada… Brengsek emang perasaan seperti ini, setelah bertemu banyak orang, perasaannya masih berkerak, sulit untuk dibersihkan. Perasaanmu juga kayak gitu kali ya? Atau malah udah lebih bersih? Aku gak tahu, dan rasanya gak perlu tahu juga sih, untuk apa? Sudah hilang semua rasa pada cerita.. Kita tidak lagi dua orang yang hasil jatuh cinta, kita… Ntah.. Aku sulit mendefinisikannya.. Eh bukan kita.. Kamu dan aku.. Tidak bisa lagi disebut kita.. Maaf.. Aku lupa..

Advertisements

Mungkin

Mungkin kemarin adalah mimpi. Mimpi tentang kita tertawa, bercanda dan bercerita.

Mungkin memang selama ini tidak pernah terjadi, hanya khayalan tentang mu, dan kita yang yang bercinta di sela-sela perjalanan.

Mungkin selama ini yang terjadi adalah aku, yang terlalu memikirkanmu sampai ku ciptakan sendiri rindu-rindu yang terasa seperti selimut hangat.

Mungkin selama ini, memang tidak pernah ada kamu, yang ada hanya aku, dan anganku…

Mungkin..