Pergerakan Jaman Now

Hampir satu tahun saya di Jogja, dan rasanya masih sama, Jogja yang akan selalu istimewa dengan semua ingatan dan bualan paling sialan yang pernah terjadi di sini. Bekerja di perusahaan yang masih berkembang, rasanya seperti menghadapi ABG yang mau menjadi dewasa, banyak hal yang bisa dibilang “drama”. Ada hal dalam diri saya yang drama, tapi saya tidak pernah berdrama untuk masalah pekerjaan, saya termasuk tipe orang yang bekerja ya bekerja saja, lakukan tugas, selesaikan pekerjaan, lalu terima gaji. Tapi di sini saya menemukan hal hal yang kadang membuat saya heran, semacam “Apaan sih?” moment. Yah hidup di start up memang akan seperti itu, maksudnya terkadang kita menerima pekerjaan yang masih belum matang secara bisnis, tapi memang di situ lah tantangannya, bagaimana untuk berusaha tetap berkomunikasi agar pekerjaan menjadi jelas, sebelum dilaksanakan. Komunikasi dan daya kritis menjadi hal yang penting di sini.

Beberapa hari yang lalu saya menemukan link buku novel gratis. Sesaat saya diingatkan bahwa saya ada di kota pergerakan politik Indonesia, mulai dari angkatan 65, sampai angkatan 98. 2 angkatan yang menjadi tonggak perubahan politik di Indonesia, dan semua diinisiasi, oleh mahasiswa. Novel ini menceritakan apa yang telah terjadi pada bangsa ini, beserta bias-bias dari berbagai peristiwa yang mewarnai gejolak politik di Indonesia.

Pergerakan mahasiwa seperti itu, sudah tidak terasa saat ini, kalau pun ada, paling hanya sekelompok orang yang jalan dan berteriak tanpa tahu esensi dari kegiatan tersebut. Saya pernah aktif di kegiatan kemahasiswaan, dan rasanya memang jauh dari aktifitas politik, ntah tidak peduli atau tidak tahu.

Sebagian dari angkatan jaman now, mungkin menganggap politik adalah urusan paling kotor yang ada di muka bumi ini, mainan para orang tua yang ingin berebut kekuasaan dengan cara-cara yang kadang tidak kami mengerti, terkadang licik, benar dan salah, tipuan dan fakta hampir tidak ada bedanya. Ada diantara kami yang ikut bermain di area itu, tapi sebagian dari kami, rasanya lebih memilih jalan kreatif untuk sebuah pergerakan. Pergerakan yang lebih bermanfaat untuk orang banyak, karena konsep saling berbagi yang ada di dalamnya, walaupun kadang harus berbenturan dengan bisnis yang sudah lama berkembang.

Dengan konsep economy sharing bermunculan lah sebuah badan usaha rintisan, yang biasa di sebut Start Up. Sebuah pergerakan yang mengusung tema demi kehidupan yang lebih baik, perusahaan-perusahaan seperti ini, beberapa perusahaan seperti ini, menjadi sangat besar manfaatnya untuk masyarakat, bahkan sampai merubah cara hidup orang banyak. Pergerakan jaman now tidak lagi banyak diwarnai demo dan turun ke jalan, tapi lebih ke “menghabiskan uang” untuk memberi manfaat.

 

Advertisements

2 thoughts on “Pergerakan Jaman Now”

Komenin Atuh

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.