Uang Masjid, Dikemanakan?

Lebaran sebentar lagi.. Berpuasa dengan gembira..

Masjid.. Kita kenal masjid adalah tempat beribadah bagi orang yang beragama Islam, pusat keagaaman, pusat pendidikan, bahkan mungkin pusat “pembersihan” harta untuk umat muslim.

Saya memang bukan orang yang rajin masuk masjid, tapi minimal satu minggu sekali pasti saya masuk masjid untuk sholat Jum’at. Ada satu hal yang selalu “menggelitik” Saya. Ada beberapa masjid yang saya datangi, ternyata mempunyai uang kas, yang cukup banyak, jumlahnya bisa mencapai puluhan, bahkan mendekati ratusan juta rupiah. Lalu Saya berpikir, itu uang sebanyak itu kira-kira untuk apa ya? Memang jika ada masjid yang mempunyai uang kas puluhan juta, pasti masjid yang mempunyai bangunan besar dan bagus. Bangunan yang bagus memang menjadi daya tarik sendiri untuk umat datang ke masjid tersebut, tapi apakah dana masjid hanya untuk itu? Hanya untuk membangun dan memperbaiki masjid? Saya tidak tahu apakah ada ketentuannya, atau bagaimana.. Hanya saja kalau dipikir uang sebanyak itu, kalau hanya diendapkan, apakah bermanfaat? Bukannya umat Islam diperintahkan untuk mengeluarkan sebagian hartanya selain untuk “membersihkan” harta, juga agar bermanfaat untuk yang lain?

Kadang ragu untuk menyumbang ke masjid yang uang kasnya banyak banget, kalau dipikir, itu uang pasti ada di Bank, bukan di bawah bantal ketua DKM, dan pasti dapat bunga yang lumayan.. FYI yah.. walaupun banknya syariah, tetap saja ada bunga tabungan, walaupun nama dan konsep perhitungannya berbeda.. Artinya uang yang diendapkan itu akan terus bertambah.. tapi bukan karena itu juga saya ragu untuk menyumbang, tapi apakah uang saya akan bermanfaat, jika diberikan ke masjid? Ada ironi ketika suatu masjid yang cukup “kaya”, menggelar pesantren kilat, dan tetap menarik biayanya dari peserta, apakah uang kas masjid tidak boleh digunakan untuk kegiatan tersebut? Atau yang lebih lucu, ketika laporan keuangan masjid dipampang di selembar kertas, ditulis keperluan aksesoris mencapai jutaan, lalu ada tulisan sumbangan untuk orang sakit, yang jumlahnya tidak lebih dari satu juta rupiah,…. Kalau dibilang, ini rasanya pelit.. Bagaimana umat mempunyai rasa dermawan yang tinggi jika pusat pendidikan agamanya saja, se-tidak-dermawan itu?

Mungkin saya salah dengan pemikiran ini, mungkin memang ada dalil, hadist, atau bahkan ayat yang menerangkan bahwa dana yang ada di masjid, tidak boleh digunakan oleh apapun, selain untuk keperluan (bangunan) masjid. tapi apakah tidak lebih bermanfaat jika dana yang terkumpul digunakan untuk beasiswa pendidikan misalnya, atau kegiatan sosial lainnya. Pasti akan lebih seru ketika uang yang ada digunakan untuk kegiatan sosial, lalu diberitakan.. lalu ada kalimat yang bilang “Terima kasih telah menyumbang, ayo menyumbang lebih banyak, agar senyum ini terus ada”.

Advertisements

Komenin Atuh

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s