Tulisan Akhir Tahun

Hari terakhir Desember 2015. Desember ke 27 sejak Desember pertamaku.. Halah..
Harusnya tulisan ini jadi semacam perenungan diri atas apa yang sudah terjadi selama 364 hari kebelakang, tapi tidak! Ini hanya agar postingan nambah aja, dan biar disangka blogger yang produktif, biar gak termasuk golongan blogger-ngaku-ngaku-yang-nulis-kalau-lagi-mood.

Oke, karena waktu menulis telah habis, mari kita sudahi dulu dengan ucapan… Alhamdulillah..

Advertisements

Cerita Sehari-hari

Bandung hujan tadi subuh, menyisakan gerimis, dan hembusan udara dingin. Kondisi seperti ini seharusnya menjadi kondisi sempurna untuk memulai aktifitas. Kondisi mana lagi yang lebih sempurna dari suasana gerimis kota, yang dilihat dari lantai 4 sebuah dataran tinggi? Tapi hidup kadang tidak sempurna, seperti sistem yang tiba-tiba ngadat, tidak ingin dipakai. Data hasil pekerjaan 1 bulan yang belum sempat “diselamatkan” pun akhirnya harus hilang. Menyenangkan? Tentu saja!

Beberapa hari ini disibukan dengan server yang selalu down. Membuat rasa rindu client yang terus menerus menghubungi saya. Client yang ini ternyata bukan main-main. Sebuah toko fashion online yang ternyata sudah mempuntai ribuan pelanggan di sosial media, lalu memindahkan sistemnya ke sebuah web commerce. Pelanggan yang sepertinya tergila-gila dengan produk fashionnya, seperti tidak berhenti mengakses lapak online tersebut. Membuat server seperti dipukul-pukul oleh petinju kelas berat… pingsan, dibangungkan, pingsan lagi.. dibangunkan lagi.. gitu aja terus sampai jomblo kota Bandung jadi pengantin.

Dan sekarang, saya duduk di sebuah resto kapitalis yang menggurita, menunggu “pelanggan” lain, sambil menikmati senja kota Bandung, dan keindahan lainnya. pelanggan yang sudah bekerja sama selama 3 tahun. Pelanggan yang selalu menghubungi ketika mereka punya masalah. Lelah kadang.. tapi selama bisa dinikmati kenapa tidak.