Pagi ini…

Di luar masih hujan, dingin
Menyiram bayangan yang kita namai kenangan
Dan aku masih berdoa untukmu dengan rasa rindu yang mulai usang

Kita pernah dekat, tapi tak pernah rapat
Kita pernah berdoa agar diberi nikmat
Lalu terpisah dengan pertanyaan yang tak ada jawab

pagi, cinta
Kamu igt itu? Sapaan pagi setelah kita lewati senja yang panjang?
Aku masih mengingat itu dengan kasih sayang yang kian meradang

Hujan masih turun diluar jendela sana, cukup membuat udara kota Bandung menjadi bertambah dingin.
Kata orang hujan mempunyai efek magis membangkitkan kenangan, dan pagi ini saya mengaminin hal itu

Yup… Ada beberapa kenangan yang bangkit dipagi ini, dan katanya di paragraf awal adalah hasilnya.

Ntah apa yang saya rindukan, mungkin senyumannya, mungkin cara dy memandang saya, mungkin juga ada sesuatu yang lain, sesuatu yang membuat saya masih mengingatnya.

Saya tidak ingin dibilang terjebak dimasa lalu.. Tapi kayaknya memang seperti itu, ada rasa yang tak biasa ketika merindukannya lagi, ada semacam sakit yang belum terobati, tapi sudahlah, untuk pagi ini aku akan menikmati.

Menikmati sekeping hati yang dia beri, yang sebetulnya belum dia ambil kembali..

sob.. ini ditulis pake hape sob..

Advertisements

Komenin Atuh

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s