Cerita Anak Suku Indian

Alkisah, di suatu suku Indian, anak lelaki kepala suku telah beranjak dewasa, dan sesuai tradisi, dia harus membuat namanya besar di sukunya dan suku lain untuk membuktikan kemampuannya,

Namun, walaupun memiliki badan yang tegap dan gagah, dia merasa malu untuk melakukan kewajiban itu karena namanya kurang terasa gagah, yakni
“pipit perut biru”.

karena itu, dia tidak mau melaksanakan kewajiban itu, karena tidak mau namanya yang “pipit” itu ditertawakan, sehingga dia berdiskusi dengan teman-temannya sesama anak kepala suku yang lain untuk mencari nama pengganti yang lain.

pipit perut biru (P): ayahku tidak mau aku jadi penggantinya.

jaguar hitam (J): mengapa kau berkata begitu?ayahmu sangat arif memimpin suku.

P:bayangkan namaku didengar suku lain, maka martabat sukuku bisa jatuh, ayahku pasti tidak percaya dengnku sehingga aku diberi nama yang buruk.

beruang besar(b):baiklah, tapi kau tidak usah marah pada ayahmu, kau ganti saja namamu.

kuda perkasa(k):bagaimana kalau namamu “macan lembah”? itu cukup gagah sebagai seorang penerus kepala suku.

J:tidak, macan itu hanya ada di lembah, tak bisa menjelajah, bagaimana kalau “rajawali putih”? agar kau dianggap tinggi bagi orang lain.

B:jangan, awan berada lebih tinggi dari rajawali, maka bagaimana “awan raksasa” saja?

K:tapi sebesar apapun awan, pasti mampu dicerai-beraikan angin, bagaimana kalau namamu “angin utara”?berarti kau lembut laksana angin

J:tapi sekuat apapun angin, pasti tak bisa mencabut semak dari akarnya, bagaimana “semak coklat lebat” saja? membuktikan kalau kau berpendirian teguh.

B: walau selebat apapun semak, tapi jika datang pasukan belalang gurun, pasti semak itu akan habis dalam hitungan detik, jadi kalau “belalang gurun pasir” itu cukup hebat….

P:tapi sebanyak dan sekuat apapun belalang pasti akan dihabiskan oleh…”pipit..perut biru….”.

kata-kata itu terucap tanpa sadar oleh pipit perut biru, semuanya terdiam, dan pipit perut biru mulai menyadari, sedalam apa alasan ayahnya memberikan nama itu, dan bukti bahwa ayahnya begitu berharap besar padanya.

dan, dia tidak pernah malu lagi, begitu orang-orang bertanya padanya siapa namanya, dia akan menjawab,

“namaku pipit perut biru, nama seekor makhluk kecil yang mampu melampaui apa yang tak mampu dilampaui yang lain.”


Sumber http://www.kaskus.us/showthread.php?t=3709007

Advertisements

Last Nite I Was Chatting With God

TUHAN : Kamu memanggilKu ?

AKU: Memanggilmu? Tidak.. Ini siapa ya?
TUHAN : Ini TUHAN. Aku mendengar doamu. Jadi Aku ingin berbincang-bincang denganmu.

AKU: Ya, saya memang sering berdoa, hanya agar saya merasa lebih baik. Tapi sekarang saya sedang sibuk, sangat sibuk.
TUHAN : Sedang sibuk apa? Semut juga sibuk.

AKU: Nggak tau ya. Yang pasti saya tidak punya waktu luang sedikitpun.Hidup jadi seperti diburu-buru. Setiap waktu telah menjadi waktu sibuk.
TUHAN : Benar sekali. Aktifitas memberimu kesibukan. Tapi Produktifitas memberimu hasil. Aktifitas memakan waktu, Produktifitas membebaskan waktu.

AKU: Saya mengerti itu. Tapi saya tetap tidak dapat menghidarinya. Sebenarnya, saya tidak mengharapkan Tuhan mengajakku chatting seperti ini.
TUHAN : Aku ingin memecahkan masalahmu dengan waktu, dengan memberimu beberapa petunjuk. Di era internet ini, Aku ingin menggunakan medium yang lebih nyaman untukmu daripada mimpi, misalnya.

AKU: OKE, sekarang beritahu saya, mengapa hidup jadi begitu rumit?
TUHAN : Berhentilah menganalisa hidup. Jalani saja. Analisa-lah yang membuatnya jadi rumit.

AKU: Kalau begitu mengapa kami manusia tidak pernah merasa senang?
TUHAN : Hari ini adalah hari esok yang kamu khawatirkan kemarin. Kamu merasa khawatir karena kamu menganalisa. Merasa khawatir menjadi kebiasaanmu. Karena itulah kamu tidak pernah merasa senang.

AKU: Tapi bagaimana mungkin kita tidak khawatir jika ada begitu banyak ketidakpastian.
TUHAN : Ketidakpastian itu tidak bisa dihindari. Tapi kekhawatiran adalah sebuah pilihan.

AKU: Tapi, begitu banyak rasa sakit karena ketidakpastian.
TUHAN : Rasa Sakit tidak bisa dihindari, tetapi Penderitaan adalah sebuah pilihan.

AKU: Jika Penderitaan itu pilihan, mengapa orang baik selalu menderita?
TUHAN : Intan tidak dapat diasah tanpa gesekan. Emas tidak dapat dimurnikan tanpa api. Orang baik melewati rintangan, tanpa menderita. Dengan pengalaman itu, hidup mereka menjadi lebih baik bukan sebaliknya.
Continue reading “Last Nite I Was Chatting With God”

Digger Is Back!!!!

Digger.. mungkin sekarang ini udah banyak yang gak tau permainan apa ini, padahal permainan under DOS ini cukup terkenal lho pada jamannya..

Game ini emang game lamaaaa… soalnya saya aja mainnya waktu jaman-jaman SD… waktu itu pake komputer intel 80386 klo gasalah, coba bayangin sekarang intel udah ngeluarin intel i7 berati tu permainan udah lamaaa bgt… soalnya wktu itu intel baru ampe 80486… sebelum jamannya petium… udah brapa generasi tuh… windows aja belum ada,, masih rencana kali ya… hehehehe…

Cerita gamenya sih sederhana misi kita cm ngambil emerald yang ada… ama si digger..  kalo mw dapt bonus poin kita ambil gold tapi kudu di jauthin dulu nah penjahatnya itu si nobbin dan lmyan pinter lo penjahatnya.. tapi ini penjahat cm bisa jalan di jalur yang udah digger gali.. sedangkan di Hobbin tuh gabungan dari nobbin kalo dua nobbin itu ketemu mereka bersatu jadi hobbin.. yang ini lebih gila lagih.. soalnya yang satu ini bisa ngegali jalurnya sendiri.. makin susah aja tuh digger.. kalo digger sudah mengambil semua emerald lepelnya naik… sebetulnya sampai saat ini saya gtw ampe brapa lepel… soalnya gada informasi soal lepel disasan, dan  saya blm pernah ampe lepel jauhhh bgt… kyknya saya blm pernah main ampe lebih dari lepel 10.. malah mungkin kurang :p hehehhe

Nah sekrang game ini bisa dimainin lagih udah ada yang ngeremastering… bisa dimainin di berbagai platfrom.. windows, linux, dan java…

saya dah cobain di 3 OS.. Windows XP, Windows Vista, ma Unix… yang versi Windows kurang bgus, gamenya patah-patah kyk game 3D kekurangan VGA 😀 malah kalo di Windows vista g jalan bgt… hehhe…

untuk versi linuxnya bisa jalan dengan baik.. lancar wlwpun suaranya g keluar.. tapi udah lmyan enak dimainin…

kalau anda-anda sekalian mau nyoba.. silahkan download permainannya di http://www.digger.org/

untuk yang menggunakan Linux harus melakukan kompilasi terlebih dahulu sebelum menjalankan game ini..

Instalasi di linux kyk gini nih… pastikan anda punyai SDL library.. kalo yang pke linux.. bisa pake synaptic manager untuk nginstallnya.. lebih mudah…

1. download dulu tarbalnya

2. ubah variable ARCH untuk menentukan platformnya.. defaultnya linux.. jadi klo yang pke linux g usah diubah..

3. trus di build pke make -f Makefile.sdl

4, kalo dah berhasil.. tinggal eksekusi pke ./digger tambahin parameter /A untuk mengeluarkan suara (tapi di saya suaranya ga muncul 😛 )

kalo yang penasaran kyk gimana ni ada videonya.. durasinya g ampe 1 menit qo…

Soichiro Honda :”Lihat Kegagalan Saya!”

Pengalaman adalah guru yang paling brutal dan kejam.

Cobalah amati kendaraan yang melintasi jalan raya. Pasti, mata Anda selalu terbentur pada Honda, baik berupa mobil maupun motor. Merk kendaran ini menyesaki padatnya lalu lintas, sehingga layak dijuluki “raja jalanan”.

Namun, pernahkah Anda tahu, sang pendiri “kerajaan” Honda – Soichiro Honda – diliputi kegagalan. Ia juga tidak menyandang gelar insinyur, lebih-lebih Profesor. Ia bukan siswa yang memiliki otak cemerlang. Di kelas, duduknya tidak pernah di depan, selalu menjauh dari pandangan guru. “Nilaiku jelek di sekolah. Tapi saya tidak bersedih, karena dunia saya disekitar mesin, motor dan sepeda,” tutur tokoh ini, yang meninggal pada usia 84 tahun, setelah dirawat di RS Juntendo, Tokyo, akibat mengindap lever. Saat merintis bisnisnya Soichiro Honda selalu diliputi kegagalan. Ia sempat jatuh sakit, kehabisan uang, dikeluarkan dari kuliah. Namun ia trus bermimpi dan bermimpi…

Kecintaannya kepada mesin, mungkin ‘warisan’ dari ayahnya yang membuka bengkel reparasi pertanian, di dusun Kamyo, distrik Shizuko, Jepang Tengah, tempat kelahiran Soichiro Honda. Di bengkel, ayahnya memberi cathut (kakak tua) untuk mencabut paku. Ia juga sering bermain di tempat penggilingan padi melihat mesin diesel yang menjadi motor penggeraknya. Di situ, lelaki kelahiran 17 November 1906, ini dapat berdiam diri berjam-jam. Di usia 8 tahun, ia mengayuh sepeda sejauh 10 mil, hanya ingin menyaksikan pesawat terbang.

Ternyata, minatnya pada mesin, tidak sia-sia. Ketika usianya 12 tahun, Honda berhasil menciptakan sebuah sepeda pancal dengan model rem kaki. Tapi, benaknya tidak bermimpi menjadi usahawan otomotif. Ia sadar berasal dari keluarga miskin. Apalagi fisiknya lemah, tidak tampan, sehingga membuatnya rendah diri.

Di usia 15 tahun, Honda hijrah ke Jepang, bekerja Hart Shokai Company. Bosnya, Saka Kibara, sangat senang melihat cara kerjanya. Honda teliti dan cekatan dalam soal mesin. Setiap suara yang mencurigakan, setiap oli yang bocor, tidak luput dari perhatiannya. Enam tahun bekerja disitu, menambah wawasannya tentang permesinan. Akhirnya, pada usia 21 tahun, bosnya mengusulkan membuka suatu kantor cabang di Hamamatsu. Tawaran ini tidak ditampiknya.

Di Hamamatsu prestasi kerjanya tetap membaik. Ia selalu menerima reparasi yang ditolak oleh bengkel lain. Kerjanya pun cepat memperbaiki mobil pelanggan sehingga berjalan kembali. Karena itu, jam kerjanya larut malam, dan terkadang sampai subuh. Otak jeniusnya tetap kreatif. Pada zaman itu, jari-jari mobil terbuat dari kayu, hingga tidak baik meredam goncangan. Ia punya gagasan untuk menggantikan ruji-ruji itu dengan logam. Hasilnya luarbiasa. Ruji-ruji logamnya laku keras, dan diekspor ke seluruh dunia. Di usia 30, Honda menandatangani patennya yang pertama.

Setelah menciptakan ruji, Honda ingin melepaskan diri dari bosnya, membuat usaha bengkel sendiri. Ia mulai berpikir, spesialis apa yang dipilih? Otaknya tertuju kepada pembuatan Ring Pinston, yang dihasilkan oleh bengkelnya sendiri pada tahun 1938. Sayang, karyanya itu ditolak oleh Toyota, karena dianggap tidak memenuhi standar. Ring buatannya tidak lentur, dan tidak laku dijual. Ia ingat reaksi teman-temannya terhadap kegagalan itu. Mereka menyesalkan dirinya keluar dari bengkel.

Kuliah karena kegagalan itu, Honda jatuh sakit cukup serius. Dua bulan kemudian, kesehatannya pulih kembali. Ia kembali memimpin bengkelnya. Tapi, soal Ring Pinston itu, belum juga ada solusinya. Demi mencari jawaban, ia kuliah lagi untuk menambah pengetahuannya tentang mesin. Siang hari, setelah pulang kuliah – pagi hari, ia langsung ke bengkel, mempraktekan pengetahuan yang baru diperoleh. Setelah dua tahun menjadi mahasiswa, ia akhirnya dikeluarkan karena jarang mengikuti kuliah.

“Saya merasa sekarat, karena ketika lapar tidak diberi makan, melainkan dijejali penjelasan bertele-tele tentang hukum makanan dan pengaruhnya,” ujar Honda, yang gandrung balap mobil. Kepada Rektornya, ia jelaskan maksudnya kuliah bukan mencari ijasah. Melainkan pengetahuan. Penjelasan ini justru dianggap penghinaan.

Berkat kerja kerasnya, desain Ring Pinston-nya diterima. Pihak Toyota memberikan kontrak, sehingga Honda berniat mendirikan pabrik. Eh malangnya, niatan itu kandas. Jepang, karena siap perang, tidak memberikan dana. Ia pun tidak kehabisan akal mengumpulkan modal dari sekelompok orang untuk mendirikan pabrik. Lagi-lagi musibah datang. Setelah perang meletus, pabriknya terbakar dua kali.

Namun, Honda tidak patah semangat. Ia bergegas mengumpulkan karyawannya. Mereka diperintahkan mengambil sisa kaleng bensol yang dibuang oleh kapal Amerika Serikat, digunakan sebagai bahan mendirikan pabrik. Tanpa diduga, gempa bumi meletus menghancurkan pabriknya, sehingga diputuskan menjual pabrik Ring Pinstonnya ke Toyota. Setelah itu, Honda mencoba beberapa usaha lain. Sayang semuanya gagal.

Akhirnya, tahun 1947,setelah perang Jepang kekurangan bensin. Di sini kondisi ekonomi Jepang porak-poranda. Sampai-sampai Honda tidak dapat menjual mobilnya untuk membeli makanan bagi keluarganya. Dalam keadaan terdesak, ia memasang motor kecil pada sepeda. Siapa sangka, “sepeda motor” – cikal bakal lahirnya mobil Honda – itu diminati oleh para tetangga. Mereka berbondong-bondong memesan, sehingga Honda kehabisan stok.

Disinilah, Honda kembali mendirikan pabrik motor. Sejak itu, kesuksesan tak pernah lepas dari tangannya. Motor Honda berikut mobinya, menjadi “raja” jalanan dunia, termasuk Indonesia. Soichiro Honda mengatakan, janganlah melihat keberhasilan dalam menggeluti industri otomotif. Tapi lihatlah kegagalan-kegagalan yang dialaminya. “Orang melihat kesuksesan saya hanya satu persen. Tapi, mereka tidak melihat 99% kegagalan saya”, tuturnya. Ia memberikan petuah ketika Anda mengalami kegagalan, yaitu mulailah bermimpi, mimpikanlah mimpi baru dan berusahalah untuk merubah mimpi itu menjadi kenyataan.

Kisah Honda ini, adalah contoh bahwa Suskes itu bisa diraih seseorang dengan modal seadanya, tidak pintar di sekolah, ataupun berasal dari keluarga miskin. Jadi buat apa kita putus asa bersusah hati merenungi nasib dan kegagalan. Tetaplah tegar dan teruslah berusaha, lihatlah Honda sang ”Raja” jalanan.

5 Resep keberhasilan Honda:

1. Selalulah berambisi dan berjiwa muda.
2. Hargailah teori yang sehat, temukan gagasan baru, khususkan waktu memperbaiki produksi.
3. Senangilah pekerjaan Anda dan usahakan buat kondisi kerja Anda senyaman mungkin.
4. Carilah irama kerja yang lancar dan harmonis.
5. Selalu ingat pentingnya penelitian dan kerja sama.


sumber dari inbox FB…

Quotes In My head,,,

1. No secret to be great, all you need is belive- kunfu panda..

2. life is a gambling, sometime we must take the highest risk to be a winner- terinspirasi saat “huge wins” poker FB

3. judi itu menyenangkan juga menantang, tapi di haramkan, karena yang menang mengambil hak dari yang kalah – terinspirasi saat kalah poker.. hampir bangkrut :p

3.  kita tidak akan pernah tahu bersih sebagai bersih kalau tidak ada kotor – spongeBob squarepants..

4. semua orang mempunyai jalan suksesnya masing-masing- terinspirasi dari spongebob & patrick.. lp nama judulnya…

5. sukses adalah bangkit dari kegagalan yang berkali-kali tanpa kehilangan antusiasme- lupa sapa yang blg..

6. sinetron selalu mempunyai dampak sistemik terhdapa kehidupan nyata, seprti marah-marah karena hal sepele- terinspirasi dari yayangQ… heuu :p

7. hidup adalah perjalan mencari mozaik, untuk di kumpulkan di jadikan satu menjadi sebuah hiasan hidup… – terinpirasi oleh note teman- desita hanafiah..

8. Tuhan selalu menolong kita sebelum kita mendapat masalah, walau terkadang dengan cara yang agak kurang menyenangkan- dieka

9. hidup selalu ada di kutub ekstrim 1 dan 0, karena tidak pernah ada 1 kenol-nolan atau 0 kesatu-satuan -dieka

10.  alasan sayang di ciptakan seperti saya, adalah karena hanya saya yang mampu seperti saya – dieka


kadang saya menemukan kata-kata ini secara tidak sengaja… hehehe